Oke, kali ini gue akan memberikan sedikit komentar dan review tentang film yg baru dirilis yaitu The Amazing Spider Man 2 (TASM 2).
Film ini melanjutkan cerita tentang manusia-jadi-superhero-karena-digigit-laba laba-beracun. Pada kali ini, menurut gue pihak produser lebih ingin mengungkap sisi "personal" si Peter Parker selaku Spider Man. Karena, pada film ini banyak diceritakan mengenai Richard Parker (bokapnya si Peter) dan hubungannya dengan Oscorp, ada pula hubungan Gwen dan Peter yg makin rumit, kembalinya Harry Osborn kedalam kehidupan Peter setalah terpisah 8 tahun, munculnya musuh baru yg bermasalah secara personal baik terhadap Peter maupun Spiderman sendiri, dan endingnya yaitu........kematian Gwen sendiri. Berikut sinopsisnya:
Cerita diawali dengan flashback mengenai detik2 terakhir orangtua Peter. Richard yg tampaknya berusaha memusnahkan beberapa bukti percobaannya, mengambil sejumlah file dan pergi bersama istrinya. Diceritakan pula mengenai kematian ortu peter.
Lalu dilanjutkan dengan Peter/Spiderman menyelamatkan truk bermuatan Plutonium yg dibajak. Ditengah aksinya, spiderman menyelamatkan seorang pegawai oscorp yaitu, Max Dillon. Nampaknya, si max ini memiliki gangguan jiwa, dia begitu haus akan "pengakuan" akibat terlalu sering dilecehkan di tempat kerjanya. Setelah berhasil menyelamatkan truk tsb, Peter/spiderman segera datang ke acara wisudanya.
Malamnya, ketika Peter akan makan malam dengan keluarga Gwen, dia teringat akan janjinya thdp ayah Gwen untuk menjauhi putrinya, karena menjadi pacar seorang Spiderman terlalu berbahaya, bahkan untuk spiderman sendiri. Setelah sedikit cekcok, maka putuslah hubungan mereka pun diputuskan oleh Gwen.
Cerita berlanjut dengan kembalinya Harry Osborn ke rumahnya. Dia bertemu dengan ayahnya yg sudah sekarat, Norman Osborn. Norman mewariskan sebuah material pada Harry dengan maksud supaya Harry bisa melanjutkan pekerjaan ayahnya (dari suatu easter egg, dpat diketahui bahwa material itu berisi data mengenai proyek senjata biologis, dan kebanyakan diantaranya adalah musuh spiderman dalam komik). Dari ayahnya pula, Harry mengetahui bahwa ketrunan osborn memiliki penyakit keturunan yg mematikan.
Kemudian kembali kepada max dillon, diceritakan mengenai gangguan jiwanya dan pelecehan yg dialaminya di tempat kerjanya. Karena mengalami suatu kecelakaan, dia tersengat listrik dan masuk kedalam tangki berisi belut listrik. Semula oscorp mengira Max mati dlam kecelakaan ini, namun dia berubah menjadi villain utama film ini, yaitu Elektro.
Ketika Max tersadar, dia bingung mengenai segala sesuatu yg terjadi karena dia bisa merasakan dan melihat aliran listrik. Dia pergi ketengah kota dan merusak aliran listrik, yang tentu saja menarik perhatian pihak keamanan dan Spiderman sendiri.
Spiderman pun menghadapi Max, namun Max masih mengingat bahwa dia mengagumi Spiderman (ingat, Max mengalami gangguan jiwa). Namun, karena perhatian masyarakat lebih tertuju kepada Spiderman, Max kecewa dan mengganggap Spiderman sebagai pembohong dan menyimpan dendam. Awalnya, Spiderman cukup kesulitan menghadapi kekuatan listrik Max. Namun, Max berhasil dilumpuhkan dengan bantuan regu pemadam kebakaran.
Di lain tempat, Harry berhasil mengakses materi yang diwariskan ayahnya kepadanya. Dari situ lah Harry mengetahui semua proyek senjata biologis oscorp dan menemukan obat untuk dirinya sendiri. Yaitu racun dari laba - laba yang telah dimofidikasi dengan DNA manusia (laba - laba yang sama yang telah menggigit peter). Racun tersebut diketahui dapat membantu manusia memiliki keampuan seperti laba - laba, meraya di dinding, membuat jaring, ultra-sense dan termasuk regenerasi sel/penyembuhan diri. Namun, laba - laba tersebut rupanya telah dimusnahkan karena dianggap sebagai proyek berbahaya. Satu - satunya jalan bagi Harry adalah dia harus menginjeksi dirinya dengan darah Spiderman yang telah tercampur dengan racun laba - laba itu. Maka, Harry pun meminta Peter supaya membujuk Spiderman supaya mau memberikan darahnya. Tapi, dipikiran Peter (atau Spiderman?) menolak karena bila tipe darah mereka berbeda, Harry bisa terbunuh. Akibat penolakan yang dilakukan Spiderman/Peter, Harry pun kecewa.
Kemudian, karena saking penasarannya Peter membongkar tas peninggalan ayahnya. Dari situ Peter mulai menelusuri hubungan ayahnya dan Oscorp. Dari Bibi May juga Peter memperoleh informasi mengenai peran ayahnya di Oscorp, yaitu sebagai seorang pengkhianat. Tentu hal ini mengganggu Peter. Kemudian secara tidak sengaja, Peter menemukan petunjuk lebih jauh mengenai peran ayahnya dalam Oscorp, petunjuk itu terdapat di dalam kalkulator ayahnya. Mengikuti petunjuk tersebut, Peter menemukan lab rahasia milik ayahnya di sebuah stasiun kereta tua. Di lab itulah dia menemukan kebenaran menganai ayahnya dan informasi yang selama ini dia cari, mengenai siapa ayahnya dan alasan mengapa orang tuanya menelantarkan dia di rumah bibi May. Dari situ jugalah diketahui bahwa ayah Peter lah yang bertanggung jawab terhadap proyek rekombinasi DNA manusia dan laba - laba di Oscorp. Secara rahasia, ayah peter menggunakan DNA nya sendiri untuk rekombinasi DNA itu. Itulah mengapa hanya keturunan Richard Parker sajalah yang dapat mengambil keuntungan dari racun laba - laba tersebut.
Harry yang frustasi karena tidak bisa menemukan obat untuk dirinya, diberitahu oleh mantan asisten ayahnya bahwa racun laba - laba itu sempat diambil sebelum laba - laba tersebut dimusnahkan. Hanya saja, racun tersebut disimpan di tingkat rahasia milik Oscorp. Karena mengakses file mengenai proyek rahasia tersebut, Harry pun diberhentikan dari jabatannya sebagai pemilik Oscorp.
Berniat balas dendam, Harry pergi ke Ravencroft Institute (penjara bagi penjahat berbahaya dan memiliki kekuatan aneh) untuk membebaskan Max (yang telah mendeklarasikan dirinya sebagai Elektro). Harry membuat kesepakatan dengan Max. Max mau membantu Harry supaya bisa balas dendam terhadap Spiderman dan mengendalikan listrik di seluruh kota, Harry membutuhkan Max untuk mengembalikan jabatannya di Oscorp.
Rencana mereka berhasil, Elektro berhasil menguasai seluruh kekuatan listrik di kota, Harry berhasil mendapatkan racun tersebut. Namun, karena ketidaktahuannya, racun tersebut justru memperparah kondisi Harry, karena Harry tidak memiliki DNA Richard Parker. Ketika mulai sekarat dan fisiknya mulai rusak, dia mengenakan armor buatan Oscorp juga (bukan buatan Stark Industries :p) yang memiliki kemampuan menyembuhkan penggunanya. Harry pun berubah menjadi Green Goblin.
Elektro dan Spiderman bertarung di pusat sumber listrik kota. Setelah mengalami pertarungan yang cukup alot dan merepotkan, dengan bantuan Gwen dan sedikit hukum Fisika mengenai listrik (cieilah hahahahaha....) Elektro dapat dikalahkan. Listrik diseluruh kota pun kembali. Namun, itu belum usai. Peter harus menghadapi Harry yang telah menjadi Green Goblin dan mendapatkan kekuatan dari armor tersebut. Kedua mantan sahabat itu bertarung di sebuah clock tower tua. Peter harus mengahadapi Harry yang cukup kuat dan cepat sambil menyelamatkan Gwen yang terjatuh ke dasar menara.
Walau akhirnya Spiderman mampu mengalahkan Green Goblin, tapi dia gagal menyelamatkan Gwen. Sungguh menyedihkan, sebab dia hanya terlambat sepersekian detik ketika menyelamatkan Gwen. Tubuh Gwen keburu membentur lantai sebelum jaring Spiderman mampu meraihnya. Dan Gwen pun tewas seketika.
Akibat kematian Gwen, kepercayaan diri Peter untuk menjadi Spiderman runtuh. Selama lima bulan dia vakum beraksi sebagai Spiderman. Angka kejahatan meningkat, termasuk bebasnya sejumlah tahanan berbahaya, termasuk minculnya villain baru dalam film ini yaitu The Rhino. Pada saat ini lah, penduduk New York menyadari bahwa sesungguhnya mereka membutuhkan Spiderman untuk melindungi mereka, untuk memberikan inspirasi kepada mereka, setidaknya untuk tetap memberikan sedikit harapan akan keselamatan dalam keadaan yang paling buruk sekalipun (ini kata - kata gue sendiri.....sumpah). Peter pun disadarkan ketika mendengarkan rekaman pidato kelulusan Gwen, gue lupa isi persisnya, tapi satu bagian yang gue inget kira kira begini "tetaplah percaya kepada harapan, dan lakukan apa yang benar. Walaupun kamu gagal, itu adalah cara terbaik untuk bertahan hidup" (setelah gue mencoba inget - inget, mungkin gue akan kasih tau lebih lengkapnya nanti).
Demikianlah, Peter pun kembali turun sebagai Spiderman untuk menghadapi The Rhino. Film ditutup dengan scene pertarungan The Rhino dengam Spiderman.
Oke......setelah gue pegel nulis sinopsis nya, gue akan tulis review dan pendapat pribadi gue. Secara keseluruhan film ini lumayan bagus, jalan cerita yang cukup jelas (mungkin akan lebih jelas lagi kalau udah nonton TASM 1), pembuatan banyak adegan yang cukup menyentuh (baik adegan sedih, romantis dan tegang), peletakan humor yang pas melalui tingkah konyol Peter sehingga bisa menjadi pelengkap disamping jalan cerita yang cukup serius, dan penggunaan efek yang tidak tanggung - tanggung (terutama untuk adegan Spiderman berayun dan pertarungannya dengan Elektro).
Namun, menurut gue pembagian porsi untuk para villain tidak cukup bagus. Electro adalah villain yang paling ditonjolakan dibanding yang lain. Iya gue tau judulnya kan Rise of Electro, seenggaknya, kalau memang mau fokus pada elektro, penggunaan villain mayor seperti The Rhino bisa dihilangkan untuk menghilangkan kesan pemunculan yang terburu - buru dan terkesan dipaksakan. Kalau mau menggunakan banyak villain mayor, bisa mencontoh Spiderman 3 (yang peternya masih culun hahahahaha). yah... pemunculan The Rhino adalah yang paling gue sayangkan dari film ini.
Oiya satu lagi, di scene akhir sebelum credit. Ada kemunculan seorang tokoh yang tak diketahui identitasnya. Tokoh tersebut berbicara mengenai pembentukan sebuah tim dengan Harry dengan menggunakan teknologi yang ada di Oscorp. Banyak rumor yang berputar seputar tokoh ini, ada yang bilang dia adalah Otto Octavius (dalam komik dia adalah villain terbesar Spiderman), Vulture, bahkan ada yang bilang dia adalah Aldrich Killian dari Iron Man 3 (heleuh wakakakakkakak), ada yang bilang dia Gatot Kaca *sori bercanda. Tapi disinyalir, ini adalah cikal bakal terbentuknya The Sinister Six dan munculnya tandingan Spiderman yaitu Venom. Siapakah dia? Kita tunggu saja hahahahahah
Film ini lumayan bagus, dan bagi penggemar Marvel Comics ini adalah must see (enggak juga sihh hahahahah). Dari skala 1 - 5, gue kasih nilai 4. :) Happy Watching.
*NB : gue bukanlah seorang ahli di dunia perfilman, gue cuma penggemar film biasa seperti kalian dan gue adalah salah satu penggemar Spider-Man. Review ini hanya bedasarkan pendapat pribadi saya saja.
Film
10.13


0 Responses to "Review The Amazing Spider Man 2"
Posting Komentar